HEROES
Walau jaman terus berubah dan ada banyak pergeseran dalam kehidupan, ternyata masih ada satu hal yang belum berubah dari yang namanya masa kanak-kanak. Anak-anak masih suka sama yang namanya tokoh-tokoh pahlawan atau superhero dan ingin menjadi seperti pahlawan kesukaannya. Yah, kalau dulu siapa ya tokoh pasaran yang digemari anak-anak? Satria baja hitam, mungkin. Atau tokoh Nirmala yang baik hati di majalah Bobo. Kalau jaman sekarang agak-agak lebih keren kali, ya? Kan sekarang lebih variatif. Anyway, jadi kepikir, walau Mario Bross itu nyelamatin putri dari tokoh naga yang jahat, koq ga ada anak-anak yang pengen jadi Mario Bross ya? Hahaha *ga penting*
Kalau dipikir-pikir, setiap orang itu sebenernya harus jadi hero, lho, bahkan sejarah kepahlawanannya sudah dimulai sejak ia lahir. Ketika seorang anak lahir, orang tua akan berusaha memberikan nama yang terbaik dan terindah buat putra-putrinya kan? Dan itu sebenernya menjadi tugas sang superhero yang pertama di dunia. Mewujudkan doa orang tua yang terukir di namanya.
Ketika si anak mulai tumbuh, dia akan sekolah. Ketika sekolah, dia bakal ngerjain banyak tugas buat melatih skills dan memperdalam pemahaman dia tentang pelajarannya. Terus, pernah kepikir ga sih, kalau tugas yang dikerjain ini suatu saat bisa save the world? Norak sih kedengerannya, apalagi kalau kita ngebayangin tugas-tugas jaman SD dulu. Masa’ gambar pemandangan aja bisa save the world? Tolooooong, gambar sawahnya aja kotak-kotak =P Yah, emang kayaknya ga mungkin buat save the world sih. Tapi jangan pesimis dulu, kan at least save yourself dari dimarahin guru pelajaran menggambar dan orang tua, hehehe. Itu bagian dari save the world juga, lho. Ada bagian kecil dari permukaan bumi yang sedikit lebih tenang dan tidak terkepul oleh "asap" yang keluar dari kepala, hehe.
Suatu saat, Arinto nulis begini, “Save the Project, Save the World”. Project di sini maksudnya FYP dan phrase ini maksudnya copy paste kata-kata Peter Petrelli di Series HEROES “Save the Cheerleader, Save the World”. Btw, aye ga nonton HEROES sih, cuma sering di-spoiler-i aja tentang HEROES, huhuhu. Walau copy-paste-annya Arinto cuma bercanda, tapi keren amat ya, kalau FYP kita bisa save the world. Jadi inget joke-nya Komeng. Kalau mau jujur, di section objectives-nya FYP report, seharusnya kita nulis “Biar bisa LULUS” instead of “Karena topik ini menarik, aplikasinya berguna bagi ini dan itu, bla bla bla.” Haha, betul banget, Meng! Yah, tapi gpp gitu, berharap sedikit-sedikit, siapa tahu kerjaan FYP kita itu suatu saat berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan *weks, gaya amat =P*. Paling engga, kalau kesimpulan yg didapat adalah, “Project ini GAGAL”, at least student yang bakal ngerjain topik yg sama tahun depan ga bakal se-desperate kita sekarang karena either projectnya ga diterusin atau ganti sistem. Sebagai student yg unfortunately gagal projectnya, gapapa lah, kita jadi “korban” dunia research sesaat, huhuhu. Kalo bahasanya Aziz, “jadi researcher itu pengorbanannya besar, Fik! Elo berbulan-bulan sampai bertahun-tahun investigate something dan akhirnya… Aaaaaaaaaargh, GAGAL! Bisa PhD beneran (Permanent Head Damage), hahaha” Disclaimer: no offense buat mereka yang passionate nge-research, ya, hehe. Daku cuma bercanda. Malah sebenernya salut sama determinasi dan kesabaran kalian =)
Terus, setelah lulus kita cari kerja. Saatnya jadi hero beneran nih. Sejak masa-masa panasnya recruitment talk dan career fair, jadi suka iseng lihat-lihat vision mission company-company yang biasanya tampak keren. Dan sejujurnya, dari dulu saya kagum dengan satu company besar bernama WD (pake inisial aja ya, soalnya ga mau promosi =P) yang sudah eksis begitu lama di bidang Family Entertainment. It’s just so cool to know that until today, an ordinary man called WD has inspired parents and made millions of children smile with his movies and songs! Perusahaan-perusahaan yang lain juga keren, terutama Engineering companies. Contohnya perusahaan di bidang Automation yang berkontribusi pada dunia dengan mendesign automation process supaya production line industri-industri yg lain bekerja lebih efektif, aman, dan meraih hasil yang optimum. Yah, di luar kepentingan mencari profit dan sebagainya, ketika keberadaan sebuah company memang membuat dunia lebih baik atau bumi lebih nyaman ditinggali, namanya tetap pahlawan kan? It’s kinda cool if when you wake up each morning, you can say to yourself, “Save the company, save the world! Let’s get busy saving the world!”
March 19th, 2007 at 11:25 am
sejak kapan mario bros pake 2 s dibealakang :p.. hehehe..
aniwe nice article oneechan.. saya tau anda suka nonton pelem WD.. :p
btw, krn ud mo exam, skrg ganti ni fik, ’save the exam, save the world’ :p
March 20th, 2007 at 12:00 am
huhu…tahu deh yang dah mau kerja…
good luck ya piqa. Mudah2an bisa jadi hero beneran. At least, as a woman, you can be a hero for your own family someday
-Sist-
March 20th, 2007 at 6:17 pm
Baca “Mencari Pahlawan Indonesia” Anis Matta sis, highly recommended!